Kumpulan Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Cerita Pemerkosaan, Cerita Bokep ABG, Cerita Panas Hot, Cerita Lesby, Cerita Gay, Cerita Selingkuh Terbaru.
Download Now Download Foto dan Video Bokep XXX Terbaru 2016 !!!

Kisah Cewek Di Perkosa Preman Di Terminal

Cerita sex terbaru – setelah sebelumnya ada kisah Kurelakan Tubuhku Demi Melunasi Hutang Suamiku, kini ada cerita seks bergambar Kisah Cewek Di Perkosa Preman Di Terminal. selamat membaca dan menikmati.

Cerita Dewasa pemerkosaan, hari itu Liana terpaksa pulang malam pukul 22.00 karena bank tempatnya bekerja sedang mengalami masalah teknis. Seperti biasa gadis berambut sebahu, dada montok dan pantat bahenol ini pulang menggunakan angkot dan berlanjut dengan bis dari terminal.

Kisah Cewek Di Perkosa Preman Di Terminal

Kisah Cewek Di Perkosa Preman Di Terminal

Karena larut malam dan hujan dari sore, terminal malam itu lebih sepi dari biasanya. Liana yang turun dari angkot berjalan santai menyusuri jalur bis yang sepi. Tiba-tiba 3 orang preman yang saat itu sedang mabuk menggodanya. Acil, Tompel dan Didin masing-masing adalah preman senior disitu.

“ceweeek, mau kemana ni?” kata Acil

Liana diam saja tak acuh sambil mempercepat langkahnya. Ketiga preman itu terus mengikuti. Tiba-tiba Didin yang bertubuh tinggi kekar menghadang Liana.” Eh neng belagu amat si disapa diem aja”. Liana yang melihat gelagat tak baik langsung berlari. Tapi ternyata Liana kalah cepat. Tangan Tompel keburu memegang tangan Liana yang lembut.

Liana meronta dan mencoba berteriak tapi 3 preman itu keburu membekapnya dan menariknya ke dalam salah satu gang. Disitu cukup gelap dan sepi. Liana dipegangi kedua tangannya kebelakang. Acil membuka kemeja Liana sambil meraba dadanya dan Tompel meraba selangkangan Liana yang tertutup celana jins.

“udah neng diem aja..nikmatin aja”, kata Acil sambil mengeluarkan pisau mengancam Liana.

kemudian bibir liat dilumat oleh Acil. Cukup lama dan kemudian ia dipaksa jongkok. Tompel sudah siap membuka celananya dan terlihat kontol besar beruratnya tegang mengacung.

“isep ni punya gue” Tompel menarik kepala Liana ke kontolnya. Mulut Liana yang tertutup kembali diancam Acil dengan pisau. “isep tuh ato lu gue bacok disini”. Liana yang ketakutan akhirnya membuka mulutnya dan mengulum kontol Tompel.

Lima menit lebih Liana mengocok kontol Tompel dengan mulutnya. Dan tak lama kemudian Tompel mempercepat sodokan kontolnya ke mulut Liana. Crooott… Tompel orgasme dan spermanya belepotan di mulut Liana. Ia terpaksa menelan sebagian sperma kental itu.

Liana kemudian diseret memasuki sebuah lorong diantara bangunan kosong belakang terminal. Disitu sangat gelap dan tak ada orang. Acil membuka salah satu pintu di ujung lorong. Sebuah ruangan kosong berukuran 5 x 7 meter siap menyambut Liana. Ruangan ini kosong dan sering dipakai tidur para preman terminal. Makanya ada 2 buah kasur di lantai ruangan ini.

Liana dicampakan ke kasur. Kancing kemejanya sudah terbuka 3 buah. BHnya kelihatan termasuk belahan toketnya besar dan menggairahkan. Ia terlentang sambil dikerubuti 3 preman. Acil memegangi kedua tangan Liana sementara Didin dan Tompel membuka baju dan menarik celana jins Liana.

“wah mulus juga nih cewek,” kata Didin

“iya ayok kita entot aja sekarang” kata Tompel

Tompel mulai meraba raba toked Liana sambil meremas putingnya. “aaaaahhhhhhh…jangaaaaaann aaaaaaah..” Liana merintih. Tompel terus dengan garang meraba bagian perut Liana dan kemudian menyusupkan tanganya ke balik CD Liana. Tangannya meraih garis lubang vagina Liana yang ternyata agak basah,

“wah udah basah ni cewek, nafsu juga lu ya?” Tompel tertawa

Ia langsung mengobok-obok memek Liana sambil memainkan klitorisnya. Liana kelojotan sambil mengerang kesakitan dan menahan nikmat. Sesekali Liana merasakan nikmatnya permainan di daerah vagina nya tapi jika ia orgasme maka preman-preman ini pastinya akan semakin menggila.

Didin yang tak sabar lagi kini mengambil posisi di depan Liana. Ia melepas pakaiannya sendiri dan celananya. Terlihatlah kontolnya yang panjang mengacung keras.
Sreeett… sekali tarik, CD Liana kini terlepas dari tubuh seksinya. Kedua kaki mulusnya tertutup rapat dengan vaginanya yang terlihat sedikit bulu-bulunya. Ia memegang kedua kaki gadis itu dan membukanya lebar-lebar. Kini Liana mengangkang lebar!

Vagina Liana kini terlihat dengan bulu2 tipisnya. Garis memeknya terbuka sedikit dan terlihat dalamnya berwarna pink dan mengkilap karena cairan vagina yang mulai keluar. Tak ambil pusing lagi, Didin segera membenamkan wajahnya ke memek Liana. Lidahnya yang kasar mulai menyapu daerah selangkangan dan berangsur ke tengah hingga liang vagina dan klitorisnya.

“ooooooowwwhhhhhhhh…” Liana merintih, entah menahan nikmat atau menolak perbuatan Didin. Yang jelas badannya langsung mengejang begitu memeknya menerima sapuan lidah kasar Didin.

“mmmhhh enak bener memek lo neng” kata Didin sambil terus menjilati memek Liana dan memainkan klitoris dengan lidahnya. Liana semakin kelojotan kaena perlakuan Didin, sementara Acil dan Tompel memegangi tangan Liana yang mulai memberontak sambil menghisap pentil susunya. Liana benar-benar dikeroyok 3 pria garang.

“udah.. udah.. sekarang giliran gue,” kata Tompel

Kini Tompel menggantikan posisi Didin namun Tompel tidak menjilati memek Liana tapi langsung menggesek-gesekan kontolnya ke gerbang vagina Liana.

“aaahh.. ampun bang..jangaaan” Liana memelas agar tidak dientot. Tapi Tompel justru semakin nafsu dengan rintihan seksi itu. Kontol gedenya kini berada tepat menempel di depan liang memek Liana.

Slleeeebb.. sekali dorong, masuklah kontol gede itu merangsek memek Liana yang masih sempit. Tompel mendorongnya pelan2 agar gesekan dengan dinding vaginanya berasa. Setelah sampai dalam kemudian ia menariknya lagi pelan2. Begitu seterusnya hingga Liana yang tadinya meringis kesakitan berganti menjadi desahan-desahan nikmat.

“oohhhhhhh…mmmhhhhhhhh…” Liana kini merintih semakin seksi saat Tompel mulai menggenjotnya semakin kencang.

“tahan neng..aahhhh… memek lu enak banget…oohhhhhhh” Tompel semakin kencang memompa memek Liana. Smentara Acil dan Didin sudah tidak lagi memegangi tangan Liana karena Liana sendiri sudah mulai menyerah dan pasrah tubuhnya digarap habis-habisan.

15 menit kemudian Tompel menarik kontolnya dan mengarahkan nya ke mulut Liana. Crooot crroot.. sperma Tompel berhamburan di wajah Liana.
“hmmm enak juga cuy tu cewek..giliran lu deh sekarang” kata Tompel.

Didin kini berdiri di depan tubuh Liana yang terlentang bugil tak berdaya. Ia mengangkat kaki Liana ke pundaknya. Kontolnya kini siap menghujam memek Liana. Slleeebb.. kontol Didin kini mendapat giliran mengobok obok memek Liana yang sudah terasa kering.

Liana kembali meringis kesakitan. “aaahhhh pelan pelaaan..sakiiiiit” teriak Liana.

“oo elo mau yang maen alus ya? Hahaha boleh deh..ternyata lu romantis juga ya?” ledek Didin. Ia segera memeluk Liana dan menciumi bibir Liana perlahan dan mesra. “mmmhhhh… cantik juga ya lu.. mmhhh..romantis lagi” Didin terus menciumi bibir, pipi dan leher Liana. Perlahan-lahan, ia mulai kembali menyodok memek Liana. Kali ini Liana tidak kesakitan. Pertanda bagus, Liana sudah mulai terangsang!

“gue entot lagi ya neng..” kata Dididn sambil mempercepat sodokannya.

“aahh…mmhhhh… aaaaaahhhhh….” Liana kembali merintih akibat sodokan Didin. Memeknya kini mulai basah akibat rangsangan yang bertubi-tubi.

Hampir 20 menit Liana digenjot oleh Didin. Ia kini mulai terengah-engah meladeni preman bernafsu besar ini.

“udah sekarang lu nungging” kata Didin. Liana tak bergerak karena kelelahan. Didin kemudian menarik tubuh gadis ini dan membalikkan tubuhnya sambil mengangkat pinggulnya. “ayo buruan nungging!” bentak Didin.

Kini Liana nungging. Pantat bahenolnya menghadap keatas siap dihujam kontol. Didin segera mengambil posisi di belakang pantat Liana sambil memegangi pinggulnya. Kontolnya kini siap merangsek pantat Liana.

“ooohhhhh…jangan bang..sakiiiiit” teriak Liana. Didin tak peduli sambil terus menusuk pantat Liana dengan kontolnya.

“aaaaahhhh….oooooohhhhhhhhh” Liana cuma bisa menahan sakit di duburnya dan pasrah begitu saja. Hampir sepuluh menit Didin mengerjai pantat Liana dan kemudian.. crooot..croot .. sperma Didin menyembur di dubur Liana. Sejenak ia membiarkan kontolnya terbenam di dalam pantat Liana sementara Liana kini lemas terkulai.

“ aaahhh.. enak juga ternyata pantat lo ya” kata Didin.

Didin kemudain beristirahat sejenak sementara Liana terkulai lemas karena lobang memek dan pantatnya telah dikerjai habis2an. Acil kini menghampiri tubuh Liana. Ia menyodorkan kontolnya ke wajah Liana.

“heh isep nih punya gue” katanya sambil menjambak rambut Liana dan memaksanya mengulum seluruh batang kontolnya.

“mmmmmm…mmmmpphhh” Liana cuma bisa pasrah sambil menelan seluruh batang kontol Acil. Tak cuma itu, kini Tompel yang sudah mulai tegang lagi juga ikut berdiri di samping Acil sambil mengocok kontolnya. “isep juga dong punya gue” kata Tompel.

Kini Liana melayani oral seks 2 pria dengan kontol2 yang super gede dan keras. Secara bergiliran ia mengulum satu per satu kontol pria2 itu. Didin diam-diam merekam adegan itu dengan hapenya.

“udah sekarang giliran gue..” kata Acil sambil menarik tubuh Liana dan mengangkangkan kedua kakinya. Dengan gahar Acil menciumi dan menjilati memek Liana.

“ooooooowwwhhhhh…” Liana kembali menggelinjang menahan geli. Sementara Tompel menyerbu bibir Liana dengan kecupan kecupan liar sambil tangannya meremas toketnya. Didin tak mau ketinggalan. Ia menghampiri Liana dan memaksa Liana mengocok kontolnya. Liana kembali dikerubuti 3 preman.

Hampir 30 menit mereka bergiliran menggarap Liana. Mereka berganti posisi sambil terus mengerjai tubuh Liana. Acil mengocok memek Liana dengan kontolnya. Meski gadis ini mulai kewalahan tapi sesekali ia masih meladeni oral dari Tompel dan Didin.

“hmmm enak banget si memek lo? Lo doyan ngentot ya neng?” kata Acil sambil terus menyodok memek Liana dengan kontolnya. Sementara Liana hanya diam saja menahan sodokan Acil yang bertubi tubi menghujam memeknya.

Didin dan Tompel begiliran memasukan kontol mereka ke dalam mulut Liana. “ayo bikin gue ngecrot dong” kata Tompel, “kalo belum crot gak bakal gue cabut dari mulut lu”.

Liana terpaksa mengulum kontol Tompel dengan penuh nafsu. Ia menjilati sambil menghisap kontol itu sampai benar-benar crot. Begitu juga dengan Didin. Liana terpaksa karena hanya dengan cara itu ia bisa bebas dari oral seks.

Crooot.. Liana merasakan cairan hangat masuk ke dalam liang surganya. ia hanya bisa pasrah sambil ngos-ngosan kelelahan. Acil mencabut kontolnya dan terlihat sperma Acil yang begitu banyak tumpah keluar dari memek Liana.

Ternyata Acil belum selesai. Ia kembali menindih Liana sambil mengulum bibir manis gadis itu. “mmmmmhh… makasih ya sayang. Lo enak banget dientot” Acil terus menciumi bibir Liana dan kemudian lehernya sambil memeluknya mesra. Sementara Didin dari tadi merekam adegan itu dengan hape nya.

Liana kini tinggal mengangkang dengan memeknya yang dipenuhi sperma. Tangannya terlentang dan kedua kainya mengangkang lebar. Ia ditinggal bugil begitu saja di ruangan itu. Saat ketiga preman itu keluar ruangan, mereka bertemu dengan 4 preman lain.

“wah abis ngapain ni kalian di ruangan belakang?”
“biasa” kata Acil sambil menarik resleting.

Ke 4 preman itu masuk ke ruangan itu dan mendapati tubuh bugil Liana yang masih terlentang.

“nah giliran kita sekarang yang pesta”

Dan pemerkosaan pun berlanjut lagi sampai ke empat preman itu puas. TAMAT by critasex.com – Cerita Dewasa, Cerita Seks Hot, Cerita Mesum, Cerita Panas Indonesia, Cerita Ngentot, Kisah Pengalaman Seks, Cerita Porno, Cerita Bokep Seru

  • cerita seks di perkosa preman
  • cerita dewasa pemerkosaan di terminal
  • cerita mesum cewek dengan preman
  • cerita preman ngentot cewek cantik
  • cerita sex preman memperkosa diterminal
Kumpulan Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Cerita Pemerkosaan, Cerita Bokep ABG, Cerita Panas Hot, Cerita Lesby, Cerita Gay, Cerita Selingkuh Terbaru. foto cewek bugil, abg bugil, ngentot memek janda, tante girang nakal, gadis perawan bispak